Cak Imin Figur Ideal Jadi Cawapres

oleh -6 views

MEDAN (suaramahardika.co.id) :Forum Group Discussion (FGD) tentang kepemimpinan alternatif bangsa dengan narasumber sejumlah akademisi Sumatera Utara (Sumut) menyimpulkan, sosok atau figur A Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi salah satu figur yang sangat layak dan ideal menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

FGD yang digelar Minggu (1/10/2017) di Hotel Madani Medan itu menghadirkan narasumber Prof Dr Badaruddin MSi dari Universitas Sumatara Utara (USU), Dr Warjio MA dari Universitas Medan Area (UMA), Dr Lelya Khairani MSi, Sohibul Asnhor Siregar dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr Bahrul Khair Amal  MSi  dan Tappil Rambe dari Universitas Negeri Medan (Unimed).

“Sebelum membuat kesimpulan, para narasumber terlebih dahulu membahas kepemimpinan alternatif bangsa dari berbagai sudut pandang keilmuan, dan pendekatan akademik yang realistik dan objektif,” kata Tappil Rambe saat membacakan kesimpulan FGD tersebut di penghujung acara.

Menurut Tappil Rambe, ada sejumlah alasan menjadikan Cak Imin sebagai salah satu figur yang sangat layak dan ideal menjadi Cawapres pada Pemilu 2019. Pertama, terkait kekuatan yang dimiliki oleh Cak Imin.
“Para narasumber menilai, latar belakang Muhaimin Iskandar dari keluaraga besar Nahdlatul Ulama (NU) menjadi salah satu kekuatan figur yang satu ini. Selain itu, Cak Imin matang dalam dunia gerakan/aktivist,” kata Tappil yang didampingi para narasumber lainnya.

Kemudian, Cak Imin dinilai berpengalaman dalam aktifitas media, matang dalam pendidikan, matang dalam hal politik dengan segala kedudukan yang pernah ada, dan memamahi kerja-kerja eksekutif karena pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja di era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Yang tak kalah pentingnya, Cak Imin memiliki basis massa yang rill dengan perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2014 sebesar 11.298.957 atau 9,04 persen,” kata dosen Unimed ini.

Apalagi, lanjutnya, Cak Imin memiliki jaringan sosio kultural. Perkembangan PKB dari pemilu ke pemilu terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam rangka menjadi PKB ada di mana-mana. Dan hasilnya adalah bahwa PKB telah mulai ada hampir di semua Nusantara.

Poin penting yang dimiliki Cak Imin, lanjut Tappil, memiliki kecerdasan intelektual dan kematangan spritual. Memiliki usia muda dan pemikiran yang progressif.

“Yang tak dapat ditawar-tawar harus ada dalam figur seorang Cawapres, yakni memahami paham dan konsep Religius-Nasionalis yang sudah terbukti. Dan ini ada pada figur Cak Imin,” tutur Rambe dengan lugas saat membacakan kesimpulan FGD tersebut.(sm-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *