Ekskul Modeling SMK Tritech, Bentuk Karakter Moderen Namun Agamais

oleh -1.027 views

tritech

MEDAN (suaramahardika) : Ekstrakurikuler di bidang Modeling adalah salah satu ekskul yang sangat jarang berada di sekolah – sekolah. Ekskul yang satu ini banyak dianggap glamour dan tidak layak bagi anak yang masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah.

Namun, beberapa opini kebanyakan masyarakat itu tidak membuat SMK Tritech Informatika menjadi melarang ekskul modeling untuk menumbuh kembangkan bakat para siswa dan siswinya di bidang model. Bahkan, beberapa prestasi juga sudah diraih oleh SMK Tritech Informatika lewat ekskul modelingnya.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Pembantu Kepala Sekolah (PKS) 3 Drs. Darfikri S.Ag mengatakan bahwa SMK Tritech sangat mendukung ekskul apapun itu demi mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki oleh para siswa dan siswinya.

” Memang banyak yang beranggapan ekskul model ini kan jarang di sekolah – sekolah. Mungkin banyak yang menilai model kan identik dengan berpakaian vulgar. Tetapi kita disini gak begitu ”

Darfikri mengatakan jika mengikuti ajang perlombaan di luar sekolah para anggota ekskul model ini diperbolehkan untuk menggunakan kostum modern dan layaknya model tetapi harus tetap sopan. Namun, jika di areal sekolah seluruh anggota ekskul model yang perempuan diwajibkan untuk menggunakan hijab bagi yang beragama muslim.

” Diluar terserah mereka mau pakai kostum yang layaknya model karena fashion kan kita gak bisa larang juga. Tetapi kita beri tahu juga ke pelatih mereka bahwa kostumnya harus tetap sopan. Namun, jika mereka di sekolah bagi anggota modeling yang perempuan dan beragama muslim kita wajibkan untuk menggunakan hijab ” Jelasnya.

SMK Tritech Informatika memang selalu menjunjung tinggi nlai – nilai moral dan keagamaan bagi seluruh muridnya agar tertanam jiwa yang agamais dan menjadi orang yang berakhlak mulia jika nantinya tamat dari SMK Tritech Informatika.

” Aspek moral, perilaku, sopan santun, dan keagamaan tetap kita junjung tinggi disini. Jadi jangan kiranya karena kita sekolah IT (Ilmu Teknologi) kita gak junjung tinggi keagamaan, itu salah. Kita disini gak cuma mau menciptakan generasi penerus yang paham akan Ilmu Teknologi tetapi juga ingin menciptakan generasi yang beragama dan berbudi luhur ” Kata pria tambun ini.cr-1