Gubsu Hadiri Rakor TPID se-Sumut Tahun 2020

oleh -50 views
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumut Tahun 2020, Selasa (24/11/2020), di Mikie Holiday Resort and Hotel Berastagi Kabupaten Karo.(Foto: Humas Pemprovsu)

suaramahardika.co.id|Medan- Fenomena La Nina atau peningkatkan curah hujan secara ekstrem hingga awal tahun mendatang sesuai prediksi Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berisiko menyebabkan gagal panen, terutama untuk komoditas hortikultura dan padi. Hal ini dikhawatirkan akan mempengaruhi ketersedian pangan dan berdampak pada kenaikan inflasi.

“Ini perlu menjadi salah satu catatan penting dalam pengendalian inflasi kita jelang tahun 2021. Strategi dan antisipasi harus dipersiapkan, termasuk jika ada bencana dan proses distribusi yang terhambat akibat ada longsor misalnya,” ujar Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sumut Tahun 2020, Selasa (24/11/2020), di Mikie Holiday Resort and Hotel Berastagi Kabupaten Karo.

Edy juga menyampaikan agar masing-masing TPID kabupaten/kota menyiapkan strategi kesiapan pangan untuk komoditas-komoditas yang masih defisit di wilayah masing-masing. Khususnya komoditas yang memiliki volatilitas tinggi terhadap inflasi, kata Edy, harus menjadi perhatian utama. Misalnya, cabai merah, bawang merah dan lainnya.

“Ada kabupaten-kabupaten yang surplus, ada yang defisit komoditas pangan strategisnya. Kerjasama Antar Daerah (KAD) perlu diperkuat untuk membantu daerah-daerah yang masih belum dapat memenuhi kebutuhan secara mandiri, serta sebagai salah satu upaya mewujudkan stabilitas harga,” pesan Edy.

Selain itu, Edy juga mengimbau TPID untuk beralih menuju dunia digital dan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam mendukung program ketahanan pangan. Tidak hanya dalam proses penanganan dan pengolahan pertanian, tetapi juga proses pendistribusian. Misalnya, dengan menciptakan aplikasi jual beli produk tani.