Gubsu Sebut Lelang Proyek 2021 Dimulai Desember 2020

oleh -63 views
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menerima dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2021, bersama beberapa kepala daerah lainnya secara virtual dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman, Medan, Rabu (25/11/2020). (Foto: Humas Pemprovsu)

suaramahardika.co.id|Medan- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menerima secara simbolis dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2021, dari Presiden RI Joko Widodo, Rabu (25/11/2020), di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan. Penyerahan DIPA dan TKDD secara virtual tersebut juga diikuti sejumlah kepala daerah lainnya di Indonesia.

Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut segera melakukan lelang pengadaan barang dan jasa, sehingga awal tahun 2021 proyek pembangunan sudah langsung bisa berjalan.

“Ini segera, Desember ini kita lakukan lelang, Januari sudah bisa berjalan. Penyerapan ini prioritas karena di tengah pandemi, rakyat itu membutuhkan dana segar, harus ada uang berputar itu,” ujar Gubernur, usai menerima dokumen DIPA dan TKDD Tahun 2021.

Gubernur memaparkan, untuk tahun 2021, Pemprov Sumut mendapatkan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp7,4 triliun dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp380 miliar. “Kita tau bersama, bahwa kita bicara tentang prioritas dalam kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Saya sampaikan bahwa DAU Rp7,4 triliun miliar dan DAK Rp380 miliar, dari sana kita prioritaskan dana yang bisa kita pakai pembangunan murni Rp5 triliun,” ungkap Gubernur.

Karena itu, katanya, anggaran tahun 2021 akan diprioritaskan untuk pangan baik itu pertanian, peternakan dan perikanan. “Namun demikian kita tetap menganggarkan tentang penanganan Covid-19 atau kesehatan untuk tahun 2021. Ini sedang kita susun besarannya, kita atur terutama kesehatan, pertanian, perkebunan, peternakan dan infrastuktur yang mendukung tentang kegiatan tersebut,” kata Edy Rahmayadi.

Mengenai Dana Desa, diharapkan Edy, dialokasikan kepada tiga bidang. Antara lain penanganan Covid-19 atau kesehatan, pembangunan desa dan program yang padat karya.