Ibu Negara Ajak Ribuan Pelajar SMA/SMK se-Kota Medan Perangi Narkoba

oleh -6 views
Kampus UMSU . Foto Mafa Yuli Ramadhani /beritamahardika.com
Kampus UMSU /Mafa Yuli suaramahardika.
Kampus UMSU /Mafa Yuli suaramahardika.

MEDAN (suaramahardika): Ibu Negara, Iriana Joko Widodo dan Mufidah Yusuf Kalla memberikan motivasi kepada ribuan pelajar SMA/SMK se-Kota Medan untuk memerangi narkoba. Sebab, saat ini penyalahgunaan narkoba sudah pada tingkat mengkhawatirkan dan pelajar menjadi sasaran utama. Motivasi tersebut diungkapkannya ketika hadir pada kampanye ‘Generasi Muda Indonesia Bersatu Lawan Narkoba dan Pornografi Demi Masa Depan Gemilang’, di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (2/11/2016) siang.

Keduanya datang bersama rombongan sekira pukul 14.00 WIB dan disambut tepuk tangan meriah, disaat Kepala BNNP Sumut Brigjen Andi Loedianto menyampaikan ceramah tentang bahaya narkoba. Iriana dan Mufidah tampak kompak mengenakan pakaian berwarna hitam putih. Hanya saja, Mufidah mengenakan jilbab merah muda. Selanjutnya istri presiden dan wakil presiden itu duduk di bangku barisan tengah paling depan.

Usai kepala BNNP Sumut menyampaikan materinya, istri orang nomor satu di pemerintahan Indonesia ini dipersilahkan memberi arahan kepada ribuan pelajar dari 20 perwakilan SMA/SMK yang hadir. Iriana kemudian berdiri dihadapan para siswa. Namun, dia tidak sendiri karena didampingi oleh Mufidah.

Sayangnya, kedua istri pejabat negara tersebut tak banyak menyampaikan pidatonya. Setelah mengucapkan salam dan sepatah dua kata, mereka langsung berdialog kepada para pelajar dengan meminta berdiri di dekatnya untuk mengutarakan tentang bahaya dari narkoba.

Beberapa pelajar pun berlomba tak menyia-nyiakan kesempatan itu, dan bangkit dari tempat duduknya menuju ke depan. Ada sekitar 15 siswa-siswi yang mendapat kesempatan mengemukakan pendapatnya. Rata-rata dari mereka mengaku bangga mendapat kesempatan bertemu dengan kedua ibu negara, dan sepakat memerangi narkoba.

Iriana dan Mufidah pun mengapresiasi apa yang disampaikan sejumlah pelajar SMA/SMK Kota Medan. Sebagai bentuk apresiasi, mereka pun memberikan buku dan menyalaminya. Setelah selesai, kedua ibu negara itu langsung bertolak meninggalkan tempat tersebut. Sebelum pergi, keduanya sempat bertemu dengan Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH MHum beserta istri.

Sementara, Kepala BNNP Sumut Brigjen Andi Loedianto ketika menyampaikan ceramah mengungkapkan, penyalahgunaan narkoba sudah pada tingkat yang mengkhawatirkan. Pasalnya, terdapat anak Kelas 5 SD di kawasan Tembung yang positif mengkonsumsi sabu-sabu.

Selain itu, terdapat pula narkoba jenis baru yang ditemukan di daerah Belawan sebanyak 50 ribu butir. Narkoba tersebut berbentuk seperti permen dengan gambar kartu minion dan keropi. Warnanya bervariasi, mulai dari kuning, merah dan biru.

“Kalau sudah terkena narkoba dapat menimbulkan kerusakan jaringan pada otak. Dampak yang nyata, daya memori atau ingatan melemah. Memang tubuh tetap tumbuh, tetapi daya pikir lemah. Oleh karena itu, pengguna dan pecandu narkoba wajib hukumnya untuk direhabilitasi,” ujar Andi.

Menurut dia, remaja atau pelajar sangat berisiko tinggi terkena narkoba. Sebab, pengetahuan mereka masih belum begitu luas. Apalagi, ditambah kurangnya pengawasan dari orang tua maupun keluarga.

“Langkah untuk pencegahan narkoba yaitu 3 K, Kenali Diri, Kenali Teman dan Kenali Lingkungan. Dengan 3 K tersebut, diyakini dapat mencegah dan didukung dengan pengawasan dari keluarga,” pungkasnya

Sementara itu, Rektor USU, Prof Runtung Sitepu mengaku, bangga atas kunjungan ibu Negara, Iriana Joko Widodo menyinggahi USU. Iapun tak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Kedepan, dia berharap Oase dapat melakukan kunjungan untuk berkampanye bahaya narkoba dihadapan para mahasiswa USU.

“Kalau hari ini hanya siswa, kitapun senang bisa memfasilitasinya. Paling tidak ia sudah mengenal USU. Mungkin kedepan bisa mengunjungi USU lagi untuk berkampanye bahaya narkoba kepada mahasiswa,”ujarnya. (bm-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *