Kapolres Asahan Pastikan Mimi Overdosis Narkotika

oleh -204 views

ASAHAN (suaramahardika.co.id)- Terkait tewasnya wanita muda berinisial IA (20) alias Mimi, warga Siumbut-umbut Kisaran Timur Kabupaten Asahan di ruangan karaoke pada Rabu (29/7/2020) lalu, dipastikan akibat overdosis narkotika jenis ekstasi.

Hal ini disampaikan Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK ditemui wartawan, Kamis (6/8/2020) siang.

Disampaikan Nugroho, hal itu diketahui berdasarkan hasil otopsi jasad korban di RSUD Djasemen Saragih Pematang Siantar, ditemukan zat amfetamin di dalam tubuhnya.

“Info di lapangan, korban overdosis, hasil otopsi di dalam tubuh korban ada terdapat zat amfetamin,” kata Nugroho.

Sehingga berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi, lanjutnya, ditetapkan rekan korban berinisial RS alias Ipul (24) sebagai tersangka dalam kasus ini.

Korban IA

Masih dari mantan Kapolres Natuna ini, penetapan RS sebagai tersangka lantaran berdasarkan keterangan empat rekannya, RS diketahui yang memberikan langsung pil ekstasi kepada korban.

Tersangka dijerat dengan Pasal 204 KUHPidana tentang Barangsiapa menjual, menawarkan, menyerahkan atau membagi-bagikan barang yang diketahui membahayakan nyawa atau kesehatan orang.

“Ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun. Bila menyebabkan meninggal dunia, ancaman maksimalnya 20 tahun penjara,” akhir Nugroho di ruangannya.

Sebelumnya, kepanikan terjadi di lokasi hiburan keluarga, Karaoke Bakso Gong pada Rabu (29/7/2020) malam, lalu. Pasalnya seorang pengunjung wanita di salah satu ruangan karaoke, tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri.

Baca juga : Ini Penampakan dan Pengakuan Pelaku Dibalik Tewasnya Mimi

Rekan korban yang berada di ruangan, lantas meminta pertolongan kepada sejumlah pekerja dan kemudian membawa korban ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.

“Kami mendapat informasi dari petugas Puskesmas Aek Songsongan, bahwa baru menerima pasien yang dibawa dari lokasi hiburan keluarga, tepatnya di Karaoke Gong, milik saudari Poniyem, seorang pengunjungnya tiba-tiba tak sadarkan diri dan dibawa ke puskesmas, namun akhirnya meninggal dunia,” jelas Kapolsek Bandar Pulo AKP Ali Yunus Siregar pada wartawan beberapa hari lalu. Ind