Pelaku Penculikan Anak Dibawah Umur Diringkus Polres Asahan di Pelabuhan Merak

oleh -79 views
ED Tersangka Pelaku Penculikan Anak di bawah umur

ASAHAN (suaramahardika.co.id)- Polres Asahan berhasil mengungkap serta meringkus pelaku penculikan seorang remaja putri di Kabupaten Asahan. Edi (43), warga Kampung Bojong RT 005/004 Desa Blukbuk Kronjo Tanggerang diamankan di sekitaran Pelabuhan Merak, saat beristirahat sembari minum kopi bersama korban.

Ditemui wartawan, tak lama pelaku dan korban tiba di Mapolres Asahan, Senin (27/7/2020) sekira pukul 14.25 WIB, pelaku membantah telah melakukan penculikan terhadap remaja putri itu.

Pelaku beralasan,¬†diirinya sengaja datang ke Sumatera, khususnya Kabupaten Asahan atas permintaan adik sepupunya bernama Satir untuk menjemput korban. “Uang adekku (Satir,red) gak ada. Jadi aku disuruhnya menjemput ke Asahan. Orang itu kenal lewat Facebook. Aku datang dari Jawa naik (bus) ALS, pulang ya juga naik ALS hari itu juga,” kilahnya di awal.

Namun saat kembali disinggung soal Uang yang diberikan Satir kepadanya, pelaku kembali berkilah bila adik sepupunya itu tidak mengetahui seluk beluk perjalanan dari Jawa ke Sumatera. “Ya gak tau lah. Tapi kata adekku dia memang gak ada uang, makanya aku aja dikasih ongkos. Adekku juga gak tahu jalan ke Asahan,” kilahnya seraya menunduk.

Sementara itu, Taufik, ayah korban pada wartawan mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kinerja Polres Asahan yang berhasil menemukan anaknya sekaligus meringkus pelaku.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolres Asahan beserta jajaran yang dengan waktu terbilang cepat berhasil menemukan anak saya. Alhamdullilah kondisi anak saya saat ini dalam keadaan sehat,” ucap Taufik.

Diakui Taufik, semenjak anaknya dibawa kabur pelaku, Rabu (22/7/2020) lalu, antara dirinya dan korban putus komunikasi.

“Sejak itu Hp anakku mati, gak aktif. Tapi Sabtu kemaren, pas udah ditemukan polisi, anakku ada nelpon aku. Dia minta biar jangan permasalahkan ke hukum, disuruhnya cabut laporan. Saya heran kok anakku bisa bilang gitu. Itu pasti disuruh pelaku. Memang anak saya itu cuma tamat SD, jadi agak polos dan nurut gitu kalau diajak orang,” ungkap Taufik.

Penasaran dengan ucapan putri sulungnya itu, Taufik lantas meminta untuk diberikan waktu berbicara langsung dengan pelaku.

“Trus kubilang sama anakku, biar dikasih Hpnya sama dia (pelaku,red). Pas kutanya, dia ngaku orang Pulo Raja (Asahan). Kuminta nomor telepon keluarganya, dia bilang gak ada yang punya. Saya minta pihak kepolisian untuk menghukum pelaku sesuai perbuatannya,” akhir Taufik.

Terpisah, hingga berita ini dikirimkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK terkait motif pelaku membawa kabur korban. Konfirmasi yang dikirimkan wartawan lewat pesan WhatsApp, sekira pukul 15.33 WIB belum dibaca Kapolres.

Amatan wartawan, isak tangis mewarnai pertemuan antara korban dan keluarga, setibanya di Mapolres Asahan. Terlihat korban secara bergantian dipeluk oleh kerabatnya.ind