STIK-P Medan Gelar Webinar Nasional Perdana

oleh -113 views

MEDAN (suaramahardika.co.id)- Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan Medan akan menggelar Webinar Nasional perdana bertema “Strategi Liputan Soft News di Tengah Pandemi Covid-19”, melalui aplikasi zoom, Sabtu (12/6/2020).

Ketua STIKP Medan, Dr. H. Sakhyan Asmara, MSP merasa sangat bersyukur dan amat bergembira dengan diselenggarakannya Seminar Nasional secara online ini yang lebih dikenal dengan istilah baru webinar. Apalagi webinar ini mengambil topik yang sangat aktual dan paling banyak menyita perhatian publik yaitu terkait dengan covid-19.
Dikatakan Sakhyan, kita tahu covid-19 adalah virus yang sangat menakutkan masyarakat sekarang, karena virus corona itu jenis virus yang dapat menimbulkan kematian. Virus ini tidak hanya mengancam penduduk di satu negara, melainkan sudah hampir semua negara terpapar covid-19. Itulah sebabnya penyebaran virus ini disebut dengan pandemi global. Indonesia sendiri telah menetapkan bahwa covid-19 ini sebagai bencana nasional non alam, dan untuk menanggulanginya telah dikeluarkan pelbagai kebijakan oleh Pemerintah.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan kondisi diatas, covid-19 telah menimbulkan dampak baru dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Sebagian besar masyarakat tidak bisa beraktivitas secara normal, karena harus terikat dengan kebijakan Stay at Home, Work From Home, Social and Physical Distancing. Akibatnya banyak sekali masyarakat mengalami keterhimipitan ekonomi, kehidupan sosial terganggu, pelaksanaan ibadat semua agama juga tidak bisa dilaksanakan secara normal. Pada intinya, banyak sekali dampak ikutan dari covid-19 ini.

Sementara itu, pada kenyataannya covid-19 di negara kita apa lagi Sumatera Utara dan Medan, belum ada tanda-tanda mereda, bahkan setiap hari terus saja menunjukkan angka pertambahan pasien yang positif maupun yang meninggal dunia.

“Kesemuanya itu akhirnya menjadikan covid-19 sebagai berita keras (hard news), yang senantiasa hadir di halaman depan semua media, baik media elektronik, media cetak maupun media online. Rasanya masyarakat begitu mencekam dengan berita-berita covid-19 ini. Menjadi takut, dan menganggap covid-19 seperti hantu yang mematikan,” papar Sakhyan.

Itulah sebabnya, lanjut dia, kita memerlukan berita-berita ringan (soft news) di tengah pandemi covid-19 ini, agar masyarakat bisa mendapatkan keseimbangan informasi tentang covid-19 antara hard news dengan soft news. Dengan demikian menurut saya liputan soft news menjadi sangat penting peranannya dalam menumbuhkan rasa tenang di tengah-tengah masyarakat menghadapi covid 19 ini. Bagaimana strategi liputannya, itulah yang akan kita dengar dalam webinar ini.

Apalagi, kata dia yang menjadi pembicara dalam webinar ini adalah para tokoh jurnalis yang sudah kita kenal kiprahnya sangat hebat. Seperti, Petty S Fatimah, atau akrab dipanggil Petty alumni Jurusan Jurnalistik Fikom Unpad adalah Pemimpin Redaksi Majalah Femina yang kita kenal sebagai majalah wanita terbesar di Indonesia, beliau juga Direktur Editorial Prana Group sebuah perusahaan penerbitan digital yang melahirkan banyak sekali media online.

Pembicara lainnya adalah Lia Anggia Nasution, Ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara periode 2018-2022, pemilik sekaligus Pemimpin Redaksi media online suaramahardika.co.id. Lia Anggia menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 nya jurusan Ilmu Komunikasi FISIP USU.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada jajaran STIK-P khususnya kepada Mbak Suprapti Indah Putri, SP., M.I.Kom, yang telah menggagas dan mengoordinasikan sehingga Webinar ini dapat terlaksana. Semoga webinar ini dapat menjadi bagian lain yang memberikan manfaat besar dalam suasana pandemi global covid-19 ini,” kata Sakhyan.sm-03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *