Tuntut BST, Omak Omak Serbu Kantor Kelurahan

oleh -27 views

ASAHAN (suaramahardika.co.id)- Puluhan warga (Ibu,red) gabungan dari sejumlah Lingkungan di Kelurahan Kedai Ledang mendatangi Kantor Kelurahan, Rabu (28/5/20) sekira pukul 09.30 WIB.

Kedatangan warga yang didominasi Omak Omak ( Kaum Ibu,red ) ini untuk meminta kejelasan terkait pembagian Dana Bantuan Sosial Tunai  ( BST ) dari Kemensos RI senilai Rp 600 ribu/bulan.

Pantauan di lokasi, setibanya di depan Kantor Kelurahan, massa meminta Lurah Kedai Ledang untuk menemui mereka, sekaligus memberikan penjelasan.

Dalam tuntutan itu, tak sedikit warga meneriakkan permintaan untuk mengganti Lurah, karena dinilai kurang bersosialisasi dengan warga.

“Mana Lurah, Keluar !!! Ganti Lurah !!! Kami gak kenal Lurah !!!,” teriak warga. “Tolong jelaskan sama kami Lurah, siapa aja yang dapat bantuan Covid,” celetuk warga yang lain di depan pintu masuk Kantor Kelurahan.

Rima Melati, perwakilan warga yang berdomisili di Jalan Kedondong Lingkungan V ditanyai wartawan mengaku selama ini dirinya maupun warga yang lain tidak mendapat sosialisasi ( penjelasan) dari pihak Kelurahan terkait bantuan Covid-19 dari Pemerintah.

Tak hanya di situ, Rima dan warga lain mengaku tidak mengenal sosok Lurah Kedai Ledang, Hj Maharani Nasution SE yang telah menjabat kurang lebih setahun terakhir.

“Kami aja gak kenal Lurah bang. Tak pernah bermasyarakat. Seharusnya dia Lurah bisa lah merangkul kami, bermasyarakat,” aku Rima.

Disinggung BST, Rima mengaku ada dimintai Kartu Keluarga oleh pihak Kepling. Namun tunggu punya tunggu, hingga hari ini, jangankan BST, bantuan Covid-19 lainnya dari Pemerintah, tidak ada mereka terima.

“Asal kami tanya sama Kepling, jawabannya buat sakit hati, dia bilang dia gak tahu. Kepling sekarang cuma pengganti sementara, yang lama Pak Indum udah meninggal dunia bang. Kami datang ke sini mau minta kejelasan dari Lurah, kenapa warga di sini satu orangpun tidak dapat bantuan BST,” ucap Rima diamini warga yang lain.

Pada wartawan, Lurah Kedai Ledang Hj Maharani Nasution SE mengaku sudah memberikan penjelasan terkait bantuan Covid-19.

Ditanya tudingan warga yang menilai dirinya kurang bermasyarakat dengan warga sekitar, wanita berhijab ini menuding warga sendiri yang tidak mau tahu persoalan Kelurahan.

“Sering warga diundang untuk rapat, tapi gak ada yang datang. Seharusnya warga nanya sama Kepling masing-masing. Soal BST, Kelurahan Kedai Ledang memang belum ada tersalurkan. Tidak ada saya tahan-tahan, itu kan langsung ke rekening warga penerima. Kurasa saya lah Lurah yang sampai malam turun ke lapangan,” aku Maharani di lokasi.

Amatan wartawan, dimediasi oleh pihak Kepolisian dari Polres Asahan, Lurah dan warga akhirnya dipertemukan.

Dihadapan warga, Lurah Kedai Ledang berjanji akan membawa masing-masing perwakilan warga dari tiap Lingkungan untuk mendatangai Kantor Dinas Sosial Asahan, mempertanyakan kejelasan terkait penerima BST.

“Baiklah, kalau hari ini Lurah tidak ada waktu bawa kami ke Dinas Sosial. kami kasih waktu paling lama 6 hari. Kalau tidak kami akan jumpai Camat,” ucap Rima Melati diamini warga seraya meninggalkan Kantor Kelurahan dengan tertib.ind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *