Viral di FB, Pernyataan Kades Ledong Barat Dibantah Jubir TGTPP Covid-19 Asahan

oleh -10 views

ASAHAN (suaramahardika.co.id)- Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan, H Rahmat Hidayat membantah keterangan Kepala Desa Ledong Barat, Wiludi SE yang diposting di Media Sosial Facebook.

Diterangkan Rahmat Hidayat, hingga saat ini, khusus untuk Kabupaten Asahan belum memperbolehkan aktifitas keramaian, seperti pesta hajatan.

Masyarakat Kabupaten Asahan yang ingin menggelar pesta hajatan pernikahan diminta untuk menahan diri meski surat edaran pencabutan izin keramaian dari Kapolri telah ditarik.

Hal itu, menurut Rahmat Hidayat dikarenakan hingga saat ini belum turunnya Peraturan Bupati (Perbup) tentang Tatanan Kehidupan Normal Baru (New Normal) di Kabupaten Asahan.

“Belum belum bisa (gelar keramaian). Masih menunggu aturannya dulu dari provinsi, baru nanti ada Pergub. Nah, kalau pergubnya sudah ada itulah yang bakal kita sesuaikan dengan kondisi di Asahan untuk disusun peraturannya jadi Perbup,” terang Rahmat Hidayat.

Meski demikian, pihaknya telah jauh – jauh hari mensosialisasikan aturan new normal di masyarakat dengan berbagai bentuk media komunikasi yang ada di TGTPP Covid-19 Kabupaten Asahan.

“Intinya kita nunggu peraturan bupati, tapi sudah digodok. Kalau sudah turun nanti aturan Gubernur barulah diberlakukan peraturan bupatinya,” akhir Rahmat Hidayat, dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/7/2020) siang di Mapolres Asahan.

Untuk diketahui, dalam postingan status di akun Facebook miliknya bernama Wiludi Boy, Wiludi menulis, “Selamat malam rekan Kepala Desa Wil hukum Polsek Pulau Raja,memberitahukan bahwa di Wil kita sdh dapat melaksanakan perayaan, Pesta,hajatan dengan ketentuan mempedomani Protokol Kesehatan,perihal izin hiburan yg kita akan berikan/keluarkan dgn syarat yg  punya hajatan tetap membuat pernyataan siap mengikuti protokol kesehatan. Demikian untuk maklum,”.

Hingga pukul 14.04 WIB, hari ini, postingan tersebut sedikitnya sudah ditanggapi 258 kali, 128 komentar dan 118 kali dibagikan.

Hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, belum ada keterangan Wiludi saat wartawan, melalui pesan Mesenger Facebook menanyakan dasar dirinya membuat postingan tersebut.ind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *